Control Fan via Bluetooth

Halo, Selamat datang.

Kali ini saya dan salah satu teman saya membuat proyek menggunakan arduino yaitu Control Fan via Bluetooth. Proyek ini akan mengatur kecepatan kipas menggunakan smartphone via bluetooth. Dengan begitu untuk menyalakan kipas tidak perlu berjalan menuju kipas, tinggal menyalakan bluetooth pada smartphone kemudian kipas dapat dinyalakan dan diatur kecepatannya. Lumayan bisa menghemat tenaga dan waktu. Baiklah, langsung dilihat saja hasilnya dibawah.

kipas1-e1495809038634.jpg

 

Alat dan Komponen yang digunakan:

  • Arduino Uno
  • Motor DC / Kipas
  • Bluetooth Modul HC-05
  • IC L293D
  • Resistor
  • Kabel jumper
  • Smartphone dengan bluetooth

 

Rangkaian

berikut adalah skema rangkaian yang digunakan

skema.jpg

Sedikit penjelasan mengenai IC L293D

L293D.jpg

Fungsi Pin Driver Motor DC IC L293D

  • Pin EN (Enable, EN1.2, EN3.4) berfungsi untuk mengijinkan driver menerima perintah untuk menggerakan motor DC.
  • Pin In (Input, 1A, 2A, 3A, 4A) adalah pin input sinyal kendali motor DC.
  • Pin Out (Output, 1Y, 2Y, 3Y, 4Y) adalah jalur output masing-masing driver yang dihubungkan ke motor DC.
  • Pin VCC (VCC1, VCC2) adalah jalur input tegangan sumber driver motor DC, dimana VCC1 adalah jalur input sumber tegangan rangkaian kontrol driver dan VCC2 adalah jalur input sumber tegangan untuk motor DC yang dikendalikan.
  • Pin GND (Ground) adalah jalur yang  dihubungkan ke ground.

 

Untuk aplikasi yang digunakan pada smartphone dapat diunduh melalui play store yaitu Arduino Bluetooth Controller. Sebelumnya smartphone dan HC-05 harus di pair/dipasangkan dengan memasukkan password biasanya 1234. Kemudian barulah bisa digunakan pada Arduino Bluetooth Controller.

Berikut adalah tampilan dari Arduino Bluetooth Controller

 

Pada pilihan Connect In dipilih terminal mode. Input yang dapat diberikan sebanyak 4 variasi saja yaitu angka 0-3, dimana jika input 0 diberikan maka kipas akan berhenti berputar, jika input 1 diberikan maka kipas akan berputar dengan kecepatan paling lambat dengan duty cycle sebesar 40%, jika input 2 diberikan maka kipas akan berputar dengan kecepatan sedang dengan duty cycle sebesar 60%, jika input 3 diberikan maka kipas akan berputar dengan kecepatan paling kencang dengan duty cycle sebesar 100%.

dibawah ini saya berikan hasil tampilan PWM dari osiloskop

 

untuk melihat hasil percobaanya dapat dilihat di video pada link dibawah ini

https://youtu.be/QF2ryRNj-KI

 

Terimakasih atas kunjungannya, sampai jumpa di project yang lain 😀

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s